Minggu, 06 September 2015

The Cashflow Quadrant



Judul buku   : The Cashflow Quadrant
Penulis         : Robert T. Kiyosaki
Penerbit       : Gramedia Pustaka Utama
Tebal           : 330 halaman



Bagian 1 Cashflow Quadrant
Dalam cashflow quadrant, dapat dibagi menjadi 4 kuadran yaitu 1) Employee (pegawai), 2) Self-employed (pekerja lepas), 3) Business owner (pemilik usaha), dan 4) Investor (penanam modal). Setiap kita dapat menempati  sedikitnya satu kuadran dari keempat kuadran tersebut. Tempat kita ditentukan oleh sumber pemasukan kita setiap harinya.
Kebanyakan orang saat ini, sangat mengandalkan slip gaji dan orang-orang seperti ini termasuk dalam Employee dan Self-employed. Kedua kuadran ini menempati sisi kiri Cahflow Quadrant. Sedangkan orang-orang yang menerima pemasukan dari bisnis atau investasi  adalah yang menempati sisi kanan Cashflow Quadrant.
Dalam mencapai kesuksesan dalam kebebasan finansial tidak dibutuhkan uang untuk menghasilkan uang. Karena yang dibutuhkan adalah impian, tekad besar, kesediaan untuk  cepat belajar dan kemampuan  menggunakan dengan benar aset yang telah diberikan oleh Tuhan serta harus mengetahui dari bagian Cashflow Quadrant yang mana seharusnnya kita memperoleh penghasilan.
Sejatinya, setiap orang berpotensi untuk memperoleh penghasilan dari keempat kuadran tersebut.  Namun, harus ada salah satu kuadran yang menjadi penghasilan utama dari kita dan hal inni tergantung dari  siapa diri kita pada intinya (nilai, kekuatan, kelemahan dan minta inti kita).
Itulah perbedaan internal kita yang sangat mempengaruhi keputusan dalam memilih kuadran utama kita.
Nilai, kekuatan, kelemahan dan minat kita yang menentukan kita memperoleh penghasilan dari mana. Serta bagaimana kita dapat mensyukuri dan menggunakan dengan sebenar-benarnya asset yang telah diannugerahkan Tuhan kepada kita.. :)


Gorontalo, 3 September 2015
~WY~

Man Shabara Zhafira

 Man Shabara Zhafira Penulis : Ahmad Rifa'i Rif'an Jml Hal : 283

Dalam buku ini banyak kisah inspiratif serta kalimat penyejuk dahaganya seorang yang ingin sukses, bang Rifa'i mengambarkan dengan apik di setiap bab yang tentunya menyadarkan kita dalam meraih kesuksesan modal utama yang harus kita miliki. 

Dari judulnya sudah terlihat dan terbaca "Sabar" kesabaran adalah pondasi yang harus kita miliki untuk meraih kesuksesan dan mimpi kita. Dalam buku ini banyak note dan kalimat nasehat yang baik dan patut kita laksanakan. 

Sedikit saya akan copykan kata kata mutiara dalam buku ini 

"Masa depan hanyalah milik orang-orang yang percaya akan keindahan mimpi mimpi mereka." (Eleanor Roosevelt) "95% orang bisa sukses dalam kehidupannya karena impian." (Louis Tendean)

"Mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk mengubah mimpi itu menjadi kenyataan. Janganlah melihat keberhasilan saya dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang saya alami. Orang melihat kesuksesan saya yang hanya 1%. Tapi mereka tidak melihat 99% kegagalan saya." (Soichiro Honda)

"Jangan pernah mengerdilkan Tuhan dengan impian-impian kerdil kita. Kalau Tuhan kita Mahahebat, kenapa kita minta yang remeh-remeh?" (Abmad Rifa'i Rif'an) 

"Menunda pekerjaan yang sebenarnya bisa kita kerjakan saat ini pada hakikatnya sama dengan menabung masalah. Efisienkan waktu untuk mengerjakan aktivitas produktif yang membawa perbaikan bagi hidup kita kedepan." (Ahmad Rifa'i Rif'an)

"Orang yang hidup bagi dirinya sendiri akan hidup sebagai orang kerdil dan mati sebagai orang kerdil. Akan tetapi, orang yang hidup bagi orang lain akan hidup sebagai orang besar dan mati sebagai orang besar." (Sayyid Qutb) 

"Dunia adalah ajang kompetisi merebut derajat tinggi di hadapan Tuhan. Salah satu cara untuk meraihnya yakni dengan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sebanyak mungkin manusia lain." (Ahmad Rifa'i Rif'an) 

"Mereka yang kalah bisa jadi diuntungkan oleh kekalahannya. Karena dia bisa bersedia melihat kelemahan-kelemahan diri yang dulu belum disadarinya." 

(Ahmad Rifa'i Fif'an) "Kehilangan harta, rumah, orang yang dicintai, memang berat. Tetapi semua itu tak pernah benar-benar membahayakan kita, asal kita tak kehilangan cinta kepada Allah." (Ahmad Rifa'i Rif'an) 

Dari buku ini saya mengambil ilmu yang pada dasarnya semua mimpi dapat saya wujudkan dengan kemauan usaha dan tentunya doa kepada Yang Maha Kuasa, tetapi di balik kesuksesan materi harta benda dunia ada yang lebih dan itu sangat lebih di bandingkan apa pun yaitu cinta kita pada Allah, yang dengan RahmatNya, kebahagiaan dunia dan akhirat akan mudah kita dapatkan. Dan kesuksesan hakiki adalah saat kita kembali ke Surga Allah. Sekian

Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Indonesi Membaca.

Habibie, Kecil Tapi Otak Semua

Habibie, Kecil Tapi Otak Semua

Oleh                        : Nur Azizah
Judul                       : Habibie, Kecil Tapi Otak Semua
Penulis                    : A. Makmur Makka
Penerbit                 : Edelweiss
Tebal buku            : 355hlm





Buku ini buku favorit saya, saya baca berulang-ulang.
Alasannya karena Pak Habibie ini adalah idola saya.
Bacharuddin Jusuf Habibie, siapa yang tak kenal beliau.
Beliau yang pernah memimpin bangsa Indonesia  sebagai Presiden RI yang ke-3.

Buku ini mengupas keseharian yang dilakukan Pak Habibie, sejak beliau masih kecil hingga saat ini.

Mantan presiden Indonesia yang memiliki IQ tertinggi ini sudah terlihat kejeniusannya sejak kecil. Dalam buku ini diceritakan, bahwa saat kecil Pak Habibie yang akrab di panggil Rudy ini tidak pernah bermain keluar. Rudy lebih senang bermain di rumah, membaca buku dan bermain mecano (permainan sejenis lego).

Rudy yang berdarah Bugis dan Jawa ini memiliki tubuh yang kecil, bahkan pada saat kuliah saat ia ingin masuk k bioskop untuk menonton, Habibie kecil itu tidak diizinkan masuk, krn penjaga mengatakan 'anak kecil tidak boleh masuk bioskop'. Namun bukanlah seorang Habibie bila beliau menyerah, akhirnya Habibie pun mengeluarkan kartu mahasiswa nya menandakan bahwa usianya diatas 18tahun.

Banyak hal yang tidak kita sangka-sangka ternyata dialami juga oleh Pak Habibie saat kecil.

Beliau memang dikenal dengan kecerdasannya dalam bidang eksak, matematika, fisika, dan kimia. Tapi tak semua nilai Pak Habibie semasa sekolah bagus semua. Untuk pelajaran seperti menghafal, yakni sejarah nilai yang didapat Pak Habibie jauh dr sempurna.

Bukan hanya itu, Pak Habibie semasa kecil dikenal sebagai anak yang nakal, karena sering sekali membuat keributan dan menggoda guru yang mengajar.

Pernah dengar Pak Habibie berbicara?
Yaa.. beliau berbicara seperti turis, karena sejak kecil beliau diajarkan oleh ayahnya Bahasa Belanda, bahkan pernah Pak Habibie tidak naik kelas krn nilai nya yang buruk dalam Bahasa Indonesia.

Namun, masa muda Pak Habibie juga gak kalah seru.
Saat kuliah di ITB, mungkin klo kita sebutnya sekarang Ospek saat penerimaan mahasiswa baru, Pak Habibie pernah menggunakan baju balerina, lengkap dengan sepatu balet yang semua berwarna merah muda, untuk mengisi acara penutupan Ospek tersebut.
Yaa.. Pak Habibie punya humoris yang tinggi.

Banyak kisah Pak Habibie diceritakan dalam buku ini, namun yang menarik perhatian saya adalah saat Pak Habibie masih kecil dan masa muda nya.

Pak Habibie yang dikenal dengan keluarga nya yang kaya raya, namun tetap dididik hidup susah oleh ayahnya.
Pak Habibie harus mengangkut air saat mengaji, lalu.. Pak Habibie pun pernah hanya tidur beralaskan tikar, pada saat beliau merantau ke Jakarta.

Pak Habibie juga pintar memasak, masakan unggulannya adalah nasi goreng. Selain itu Pak Habibie juga memiliki bakat dalam dunia tarik suara.

Tokoh-tokoh besar di dunia selalu punya cerita unik dibalik kebesaran namanya pada zaman dahulu.
Dan Pak Habibie adalah inspirasi buat saya.

Mari kita ukir kisah kita masing-masing dengan keunikannya masing-masing.

Perkembangan Ilmu Sosial (Bagian Kedua)-Ilmu Sejarah



Penulis             : Prof. Dr. Raghib As-Sirjani
Penerbit           : Pustaka Al Kautsar
Peresume         : Ikhsanudin
Halaman          : 376-384
Perkembangan Ilmu Sosial (Bagian Kedua)-Ilmu Sejarah





e. Ilmu Sejarah
Ilmu Sejarah dimulai sejak adanya kehidupan manusia itu sendiri. Ilmu sejarah membahas keadssn suatu kelompok dan negeri, gambaran dan adat, apa yang diberbuat orang-orangnya, nasab-nasab, dan ruang lingkup mereka. Tujuaanya adalah untuk mengetahui pijakan terhadap kejadian masa lalu. Manfaatnya adalah memberikan pengetahuan pada keadaan-keaddan tersebut untuk diambil nasehat, menghasilkan kemampuan percobaan dengan berpijak pada zaman yang berubah-ubah.
Orang Arab pada masa jahiliyah menggunakan daya ingatan mereka untuk merekam sejarah. Hingga sampai suatu ketika umat Islam datang dan tersebarnya Islam ke seluruh penjuru negeri, dibutuhkan suatu catatan untuk penukilan hadist nabi, dan siroh beliau dan kondisinya. Disitulah akhirnya pembukuan sejarah banyak dilakukan.
Sejaarawan islam memiliki dua metode dalam penulisan sejarah. Metode pertama adalah metode ahli hadist, dimana khabar dikabarkan dengan sanadnya. Dan kedua adalah metode pemberitaan, yaitu dengan penyebutan peristiwa sejarah secatra rinci .
Beberapa ahli sejarah terkenal: Aban bin Ustman, Muhammad bin Syihab, Ibnu Ishak, dan Al Madaini.
Metode yang paling penting dalam penulisan sejarah kaum Muslimin adalah sebagai berikut:
  1. Buku Siroh Nabawiyah
Menceritakan tentang sabda Rosul dan perbuatan beliau. Tokoh yang terkenal adalah Ibnu Ishaq, dimana beliau menjadi rujukan dari buku sejarah setelahnya.
  1. Kitab Thobaqot
Menceritakan tentang rowi yang meriwayatkan hadist dari Nabi, mulai dari lingkungan keluarga rowi, tabiatnya, kejujurannya, kekuatan hafalannya, hubungan dengan sahabat, dan keterkaitan dengan Nabi.
  1. Kitab Tarojim
Menceritakan tentang sejarah kehidupan orang terkena dalam bidang kekhususan mereka dengan luas.
  1. Kitab Al Futuh
Memaparkan pembebasan-pembebasan negara dan daerah.
  1. Kitab Al Ansob
Memaprkan nasab-nasab Arab dan asal muasal mereka.
  1. Kitab Mahalliyah
Menggambarkan sejarah negeri tertentu dengan berbagai rincian.
  1. Kitab Tawarikh ‘Ammah
Inilah metode penulisan sejarah yang paling rinci dan luas, menulis peristiwa tahun demi tahun. Dan pada metode ini terdapat banyak sekali buku-buku sejarah karya umat Islam.

Garis Besar Sejarah Amerika (4)

BAB IX: Perang, Kemakmuran, dan Depresi

Amerika mempertahankan hak sebagai negara yang netral, yang dapat mengadakan perdagangan di laut lepas, tetapi Jerman yang sedang terlibat dalam Perang Eropa tidak mengakui hal itu, sehingga ketika lima kapal Amerika tenggelam, pemerintah didesak untuk menyatakan perang. Inilah awal mulanya Amerika memasuki Perang Dunia I.Presiden Wilson yang menjabat saat itu membuat Empat Belas Pokok Pikiran Wilson, yang kemudian menjadi dasar gencatan senjata dengan Jerman.

Perang menyebabkan banyak ledakan di Amerika. Selain perubahan dalam hak politik dan ekonomi, perubahan lain yang menonjol adalah munculnya ledakan yang seringkali disebut dengan Jazz Age atau The Roaring 20’s, di mana gaya hidup rakyat Amerika berubah drastis. Penulis F. Scott Fitzgerald adalah penulis yang mampu merekam kehidupan glamor Amrika di tahun 1920-an dalam bukunya, The Great Gatsby.

Sayangnya, kehidupan hura-hura Amerika ini tidak bertahan lama. Pada tahun 1929, pasar saham Amerika hancur. Hanya satu dekade setelah The Roaring 20’s, Amerika menghadapi Depresi Besar.

***

BAB X: New Deal dan Perang Dunia

Depresi besar mendorong pemerintah Amerika untuk membuat usaha-usaha yang dapat menyelesaikan masalah-masalah di kalangan rakyat. Usaha-usaha ini, yang dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Franklin Roosevelt, disebut New Deal. Usaha-usaha yang termasuk dalam New Deal antara lain usaha pemberian lapangan kerja bagi pengangguran, bantuan ekonomi kepada petani, serta perbaikan dalam aturan industri dan perburuhan. New Deal pertama ini belum secara penuh menyelesaikan masalah pada masa Depresi Besar, namun usaha-usaha ini dapat menyokong kehidupan rakyat Amerika.

New Deal kedua dilakukan setelah banyak protes yang dilancarkan, terutama dari pengusaha dan lawan politik pemerintahan Roosevelt. Beberapa usaha yang menonjol adalah yang mengenai ekonomi dan sosial, seperti penciptaan lapangan pekerjaan untuk membangun jalan, bandara, sekolah, dan beberapa gedung; proyek-proyek bagi para seniman, penulis, dan aktor; pemberian pekerjaan paruh waktu bagi para pelajar dan pelatihan kerja bagi para pemuda yang menganggur; serta jaminan sosial bagi orang tua, pengangguran, dan orang cacat.

Ketika Jepang menyerang Pearl Harbor, Amerika tidak dapat mengelak dari Perang Dunia II. Bersekutu dengan Inggris dan Rusia, Amerika mencoba melawan Jepang, Jerman, dan Italia. Dalam perang inilah, selain melancarkan serangan untuk menghalau musuh, Amerika juga melakukan perundingan-perundingan, seperti Atlantic Charter yang merupakan perjanjian antara Amerika Serikat dan Inggris, dan perundingan untuk membentuk PBB.

Setelah diserang oleh sekutu dengan bom atom pada tanggal 6 dan 8 Agustus 1945, Jepang pun memutuskan untuk menyerah secara resmi pada tanggal 2 September 1945, setelah menyetujui syarat-syarat yang ditetapkan di Postdam pada tanggal 14 Agustus 1945.

***

BAB XI: Amerika Pasca Perang

Walaupun sempat bersekutu pada Perang Dunia II, Amerika dan Uni Soviet menjadi musuh di kemudian hari. Permusuhan ini tidak ditujukkan melalui perang terbuka, melainkan melalui penyebaran pengaruh, yang sering disebut dengan Perang Dingin.

Pencegahan terhadap meluasnya pengaruh Soviet menjadi kebijakan Amerika pasca perang. Doktrin Truman menjadi dasar pemberian bantuan ekonomi dan militer kepada Yunani dan Turki yang hendak dikuasai oleh Soviet. Marshall Plan digunakan untuk membantu perbaikan ekonomi Eropa. NATO dibentuk atas dasar keamaan bersama. Kebijakan NSC-68 menjadi dasar pemberian bantuan Amerika kepada negara Sekutu mana pun yang membutuhkan bantuan.

Selain Eropa, Perang Dingin juga mempengaruhi Asia. Cina menjadi pendukung Uni Soviet, yang membuat konflik senjata pada Perang Korea. Selain itu, di Timur Tengah, Soviet mencoba menyebarkan pengaruh ke Iran, negeri yang merupakan pemasok minyak. Amerika mendesak PBB untuk “mengutuk” keberadaan pasukan Moskow di sana. Pada masa pemerintahan Truman, Amerika mengakui kedaulatan negara Israel setelah 15 menit diproklamasikan, di atas penolakan Marshall dan Departemen Luar Negeri. Di samping menjaga hubungan dengan Israel, Amerika tetap mencoba membangun hubungan baik dengan negara Arab yang memusuhi Israel.

Di dalam negeri, Perang Dingin mempengaruhi kehidupan rakyat Amerika. Ketakutan akan komunisme (Red Scare) yang sudah lama muncul, harus kembali menjadi perhatian pemerintah. Penasihat Roosevelt, Alger Hiss, dicopot dari jabatannya karena dituduh sebagai mata-mata Soviet. Joseph McCarthy menarik perhatian public karena mengaku memiliki daftar orang komunis yang duduk di Departemen Luar Negeri.

Setelah Perang Dunia II, ekonomi Amerika berangsur-angsur membaik. Industri mobil, perumahan, dan peningkatan anggaran pertahanan memainkan peran dalam hal ini. Banyak waralaba bermunculan. Orang-orang lebih banyak memilih bekerja di bidang jasa. Pertanian tetap menjadi bisnis besar, tetapi petani kecil tersingkirkan. Kepulangan tentara pasca perang memunculkan baby boom (kelahiran besar-besaran) yang menjadi lahan bisnis yang baik bagi pengusaha perumahan di pinggir kota. Pola belanja berubah dengan munculnya pusat perbelanjaan. Televisi berdampak makin besar dengan munculnya berbagai tayangan yang menarik di masa itu.

Kehidupan rakyat Amerika kembali berubah. Rakyat Amerika yang digerakkan oleh norma-norma tradisional, mencoba mencari jalan keluar. Kelompok beat generation, yang merupakan pemberontak dari norma-norma ini, menenggelamkan diri dalam spiritualisme mistis Timur di atas agama-agama Barat. Di masa inilah muncul Jack Kerouac dengan novelnya yang ditulis di atas gulungan kertas 75 meter. Di masa ini pula muncul Elvis Preasley dengan rock and roll khasnya. Ketika rasisme masih marak, inilah saatnya untuk kembali mempertahankan hak-hak sipil.

***
BAB XII: Dekade-dekade Perubahan

Dekade-dekade Perubahan adalah masa di mana Amerika mengalami perubahan yang signifikan dalam kehidupannya di berbagai sektor.
Ketika televisi mampu menyiarkan siaran langsung, John F. Kennedy memanfaatkannya untuk kampanye, ketika rakyat Amerika mampu melihatnya bicara dengan fasih dalam debat capres pertama Amerika. Sepeninggal Kennedy, yang terbunuh saat berkunjung ke Dallas, Texas, Lyndon Johnson memunculkan namaGreat Society, yang merupakan usaha untuk menjadikan Amerika sebagai bangsa terbesar di dunia. Nixon meredakan ketegangan dengan Cina dan Uni Soviet, walau kemudian ia tersangkut kasus penyadapan informasi yang disebut Skandal Watergate. Gerald Ford, pengganti Nixon, mencoba melanjutkan usaha pendahulunya dalam bidang ekonomi, tapi malah membuat angka pengangguran meningkat. Jimmy Carter, presiden dengan latar belakang angkatan laut, tetap tidak bisa memperbaiki keadaan walau mencoba dengan pendekatan baru.

Di masa pemerintahan Kennedy, Amerika berurusan serius dengan negara komunis, seperti Kuba dan Vietnam. Gerakan revolusioner Fidel Castro membuat hubungan Amerika dan Kuba menjadi genting. Perang di Vietnam, yang saat itu dapat disiarkan ke seluruh penjuru Amerika, membuat anak-anak muda bertanya-tanya tentang sikap pemerintah mereka.

Setelah berbagai perang yang diikuti Amerika, anak-anak muda mulai membuat budaya tandingan, yang dimaksudkan sama dengan beat generation, namun dengan bentuk yang berbeda. Jika beat generation tampak suram, maka budaya tandingan menunjukkan diri yang lebih terbuka dan ceria, membuat standar baru dalam berpakaian dan perilaku seksual. Budaya tandingan ini pula yang kemudian mencoba memunculkan kesadaran akan lingkungan hidup, yang kemudian mendorong munculnya kampanye-kampanye untuk menjaga air dan lingkungan bersih.

Perjuangan persamaan hak juga muncul dari berbagai kalangan di decade-dekade ini. Penduduk kulit hitam mulai berkampanye secara terbuka untuk menyuarakan aksi mereka. Gerakan kaum perempuan (feminisme) kembali dilanjutkan. Masyarakat Latin (Hispanik) mulai aktif dalam politik. Gerakan Pribumi Amerika kembali dilancarkan, hingga akhirnya mampu mendorong pemerintah untuk memperhatikan hak-hak pribumi.

Hal yang sangat menarik dalam dekade-dekade ini, walau menimbulkan kontroversi, adalah program-program ruang angkasa, yang sebenarnya merupakan usaha penyebaran pengaruh saat Perang Dingin. Disebut dengan The Space Race, Uni Soviet dan Amerika Serikat saling mencoba melampaui kemampuan masing-masing untuk menunjukkan kehebatan mereka. Puncak dari Space Race ini adalah ketika Apollo 11 dikatakan berhasil mendarat di bulan. Hal ini membuat kepercayaan diri rakyat Amerika meningkat, walau kemudian rakyat mulai bertanya-tanya mengenai tujuan dari usaha yang berbahaya ini, hingga akhirnya program-program ini tidak dilakukan semasif sebelumnya.

***

BAB XIII: Menuju Abad ke-21

Pada tahun 1980-an, kehidupan di Amerika Serikat mulai semakin modern, dengan gejolak tersendiri yang dihadapinya. Pekerjaan dalam bidang jasa semakin mendapat tempat di mata rakyat. Industri mobil Amerika sedikit tertinggal dari Jepang, tapi kemudian mulai mendapatkan jalannya untuk kembali. Baby boom telah surut, dan pertumbuhan penduduk menurun. Banyak penghuni rumah tanpa status keluarga yang muncul di masyarakat. Kaum homoseks meminta hak yang sama seperti hak-hak sipil lainnya. Di masa ini pula AIDS pertama kali muncul, yang penanganannya masih berlangsung hingga sekarang.

Hubungan Amerika dengan negara lain juga berangsur “membaik.” Amerika tetap menggunakan bantuan sebagai strategi politiknya, yang menyebabkan banyak negara berpihak padanya, termasuk saat Perang Teluk terjadi. Perang Dingin pun dinyatakan berakhir pada masa ini, dengan direlakannya Jerman untuk menjadi anggota NATO, dan runtuhnya Uni Soviet.

Pada pemilihan presiden tahun 1992, Amerika telah berubah. Lambing Perang Dingin telah runtuh, Eropa Timur merdeka, Jerman bersatu, Uni Soviet runtuh, dan negara Arab serta Israel aktif bernegosiasi. Walaupun tampaknya babak baru di dunia akan dimulai, di dalam negeri Amerika tidak merasakan hal yang sama. Banyak lapangan kerja yang hilang, menyebabkan meningkatnya jumlah pengangguran. Seluruh tantangan ini akan menjadi tugas presiden yang terpilih berikutnya, Bill Clinton, yang melawan George Bush, sebagai babak terakhir sebuah drama politik antara veteran Perang Dunia II dan pemuda yang mengajak pada wajah baru dan perubahan.

Amerika Serikat, sebuah negara yang penduduknya terdiri dari hampir seluruh etnis di seluruh dunia, yang menjadi wajah dunia modern dengan perkembangan pesat di berbagai sektor kehidupannya, yang mencoba menjawab tantangan abad berikutnya dengan memastikan nilai-nilai kemerdekaan, demokrasi, dan kesempatan, yang merupakan warisan dari sejarah yang penuh gejolak.

***

Judul Buku    : Garis Besar Sejarah Amerika
Penyusun       : Departemen Luar Negeri Amerika Serikat
Tebal Buku    : 459 halaman
Penerbit          : Departemen Luar Negeri Amerika Serikat
Tahun Terbit :  2004

Resume oleh: Nabila