Kamis, 23 Februari 2017

Mengenal ISO 9001:2008

Berikut adalah bacaan terkait dengan ISO 9001:2008 yang saya dapatkan ketika masih bekerja di PT Bakrieland Development, Tbk. Saya mencoba membaca ulang, karena di tempat kerja yang baru ini akan dilakukan proses audit mutu internal (latihan proses audit oleh internal karyawan, sebelum dilakukannya proses audit oleh Auditor Eksternal). Yang perlu diketahui, ISO adalah sebuah standard organisasi dunia. ISO bukanlah sebuah singkatan. ISO berasal dari kata “isos” yang berarti sama. Hal inilah yang mendasari bahwa ISO itu berarti sebauh standard. Di ISO 9001:2008 ini adalah standar manajemen mutu. Klasifikasi standar ISO ada banyak dan terus berkembang, namun yang lebih mudah diwujudkan (di antara yang lain) adalah ISO 9001:2008 Quality Management System.

Do what you write, write what you do.
Pada prinsipnya implementasi ISO bertujuan agar tata kelola organisasi atau perusahaan menjadi lebih baik, efektif, efisien, dan terstandar. Standar dalam hal ini, semua proses yang ada pada suatu bidang di suatu organisasi harus terdokumentasi. Namun tentu setiap proses yang terdokumentasi tersebut harus dilihat apakah esensial atau tidak. Hal ini karena pada prinsipnya tata kelola sebuah organisasi tentu terfokus pada aktivitas utama dalam suatu bidang kerja. Sehingga untuk memudahkan, apakah semua proses harus terdokumentasi, maka ada istilah untuk ISO ini, “lakukan apa yang ditulis, dan tuliskan apa yang dilakukan.” Apa wujud dokumentasi tersebut? Bisa dalam bentuk prosedur yang termaintain dan selalu direview. Agar semua pihak yang terlibat dalam suatu proses, dapat memahami secara holistik bagaimana suatu proses berjalan.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai kategori ISO ini, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai konsep mutu. Konsep mutu berada pada penekanan (harus) mengerti, menerima, memenuhi, dan melebihi ekspektasi pelanggan secara terus menerus. Selain itu, konsep mutu juga harus menggambarkan keseluruhan karakteristik dari suatu produk jasa yang mendukung kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan yang dinyatakan atau yang tersirat.

Apa manfaat apabila suatu organisasi menerapkan ISO 9001:2008? Di antaranya adalah mampu menghasilkan jasa sesuai dengan keinginan pelanggan, meningkatnya Kepuasan pelanggan, membantu organisasi untuk meningkatkan mutu jasa pelayanan, meningkatkan nilai perusahaan, terutama dalam tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance - GCG), dan meningkatkan citra profesionalisme suatu organisasi sehingga dapat terus berkembang ke depannya.

Dalam mengimplementasikan ISO 9001:2008 dalam sebuah keberjalanan proses organisasi, ada beberapa hal yang harus dijadikan acuan dalam pembuatan dokumentasi proses tersebut. Hal tersebut di antaranya adalah persyaratan pelanggan, perbaikan berkesinambungan, dan di akhir adalah kepuasan pelanggan. Parameter perbaikan berkesinambungan ini adalah tanggung jawab manajemen, manajemen sumber daya, realisasi produk, dan pengukuran/analisis/perbaikan.

Deri Meidian R

IM-1

0 komentar: