Senin, 27 Februari 2017

The Miracle of Endorphine

Bab 2 Mereka yang Memperkuat Otot, Tak Akan Jatuh Sakit

Terbebas dari Penyakit Gaya Hidup Meskipun Mengonsumsi Lemak
Sebagian besar penyakit yang disebabkan gaya hidup itu, berhubungan dengan lemak. Karena hampir semua makanan enak, mengandung lemak. Misalnya orang Indonesia secara umum disuruh milih antara makan kentang goreng atau brokoli rebus tanpa garam, pasti kebanyakan bakal milih kentang goreng. Yaiyalah, wong lebih enak kentang goreng rasanya. Brokoli yang direbus aja tanpa dikasih garem, mungkin bagi sebagian besar orang dianggap nggak enak atau nggak ada rasanya. Ya wajar sih, karena makanan enak lebih enak dibanding makanan sehat. Hehe. Makanya, kebanyakan manusia modern, mati karena keracunan lemak.

Sebagian orang di dunia ini, demi ngehindarin sakit akibat kebanyakan lemak, akhirnya malah mengurangi konsumsi lemak (diet lemak), atau malah jadi vegetarian total. Padahal kalo kita ninggalin makan makanan yanh disukai, malah bisa bikin stress, ujung-ujungnya, malah jadi cepet tua nanti. Nah makanya solusi terbaiknya adalah membangun otot biar kuat dan mempertahankannya.

Dari bukunya Dr. Shigeo ini, saya baru tahu kalo ternyata otot itu juga dikenal sebagai "jantung kedua", karena fungsinya yang membantu berlangsungnya peredaran darah dalam tubuh manusia, bersama jantung. Saat massa otot berkurang, kelancaran peredaran darah juga berkurang, dan ini bisa memunculkan berbagai keluhan kesehatan.

Kita bisa tahu apakah otot kita mengendur atau nggak, dari perut. Perutbyang menonjol ke depan, nggak hanya nunjukkin penimbunan lemak, tapi juga mengindikasikan massa otot yang berkurang. Dari sini kita bisa nyimpulin kalo peredaran darah memburuk. Selain itu, perut yang membuncit juga mengindikasikan jumlah sel otak yang mati, tingkat penuaan dan resiko penyakit kronis yang ada. Jumlah sel otak yang mati sebanding dengan ukuran perut yang membuncit. Inilah mungkin kenapa Rasulullah dulu wanti-wanti kepada umatnya mengenai perut. Karena perut emang sumber penyakit.

 Olahraga Berat Hanya Sampai Usia 25
→ Olahraga berat, pasti memicu tubuh menghasilkan oksigen aktif atau radikal bebas. Ini nggak baik bagi tubuh. Saya sendiri agak kaget dengan info yang dituliskan Dr. Shigeo ini, bahwa setelah melewati usia 25 tahun, manusia tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga berat semacam lari, angkat beban, dll. Karena ternyata setelah melewati usia 25 tahun, produksi superoksida dismutase (SOD) yang berfungsi mengatasi keracunan akibat oksigen aktif, berhenti. Setelah melewati usia 25 tahun, kita lebih dianjurkan untuk melakukan olahraga ringan untuk membakar lemak dan membebaskan hormon kebahagiaan.
 Jangan Berhenti Mendadak Setelah Berolahraga
→ Ketika kita melakukan olahraga berat, misalnya main baseball atau sepak bola, seringkali kita akan terengah-engah. Ini artinya, kita harus menormalkan kembali pasokan oksigen yang terpakai untuk berlari, dan ini bisa dilakukan dengan tidak mendadak berhenti atau berbaring setelah olahraga tersebut. Artinya, semakin keras aktivitas tubuh, semakin berbahaya juga kalo kita berhenti secara tiba-tiba. Idealnya, setelah olahraga berat, gerak-gerakkan badan atau jalan berkeliling untuk meredakan nafas dan menyeimbangkan pasokan oksigen ke tubuh.

 Pelatihan Berlebihan Membawa Beribu Kerugian
→ Dr. Shigeo berpendapat, bahwa latihan fisik yang lebay, kayak pergi ke gunung malem-malem, atau berdiri di bawah air terjun, itu terlalu ekstrim dan sebenernya nggak bagus untuk tubuh. Karena, saat kita melakukan kegiatan itu, seringnya ada perasaan sengsara atau tersiksa, dan kalo udah begini, si Nora yang beracun akan diproduksi otak kita. Oksigen aktif pun terbentuk. Emang sih, kalo udah selesai dan terbiasa dengan latihan begini, seseorang bakal bahagia. Tapi tetep latihan seperti ini beresiko menurut Dr. Shigeo.

 Peregangan, Ideal bagi Usia di atas 30
→ Untuk orang yang usianya sudah di atas 30, olahraga yang aman adalah gerakan senama semisal peregangan. Peregangan termasuk latihan yang tidak banyak nggerakin persendian, tapi menegangkan otot sejauh mungkin. Ini bermanfaat karena otot-otot yang biasanya terabaikan, akan digunakan, dan akan melancarkan peredaran darah pada tulang.

 Mereka yang Memberdayakan Otak Kanan, Hidup Lebih Lama
→ Ternyata hormon kebahagiaan lebih banyak dihasilkan oleh otak kanan. Hasil penelitian yang disampaikan Dr. Shigeo mengenai hubungan antara pekerjaan dan harapan hidup menunjukkan bahwa orang yang bekerja dalam bidang seni memiliki usia harapan hidup yang lebih tinggi dibandingkan orang yang bekerja di bidang eksakta dan teknik, yang cenderung berpikir logis-rasional. Para pekerja seni lebih sering menggunakan otak kanannya, sedangkan para ilmuwan dan insinyur lebih sering menggunakan otak kiri dalam bekerja.

 Membentuk Otot dan Membakar Lemak
→ Ternyata gerakan yang berat malah akan sedikit membakar lemak, menurut Dr. Shigeo. Ini disebabkan karena, pembakaran lemak membutuhkan banyak oksigen, sedangkan pelatihan berat membutuhkan banyak oksigen untuk bergerak, jadi oksigen yang tersisa nggak cukup untuk membakar lemak.

→ Saat kita bernafas dengan benar dan bergerak santai, tubuh akan terpasok oksigen yang banyak, dan hampir semua lemak akan terbakar. Makanya menurut Dr. Shigeo, latihan terbaik untuk membakar lemak adalah jalan kaki. Semua pasiennya diminta berjalan kaki selama 1 jam setiap hari.

 Dari Perspektif yang Menyenangkan Muncullah Gelombang Alfa
→ Cara terbaik untuk menilai keadaan mental seseorang, adalah dengan melihat gelombang otak mereka. Jika gelombang otajnya berada pada frekuensi gelombang alfa, maka orang tersebut sedang dalam keadaan bahagia dan rileks. Untuk bisa melatih otak berada dalam gelombang alfa, maka bisa dengan melakukan meditasi. Meditasi bisa mengosongkan kepala dari segala pikiran, yang merupakan tujuan utama meditasi. Pikiran yang numpuk, dihilangkan dan diganti dengan membayangkan hal-hal yang menyenangkan. Dengan kondisi otak yang berada dalam gelombang alfa, ini membantu dalam proses tubuh melancarkan peredaran darah sehingga pengaturan pola makan dan olahraga yang dilakukan, efeknya jadi berlipat.

 Seni Pengobatan Timur Adalah untuk Merasa Nyaman
→ Pengobatan timur ternyata menekankan pada gimana peredaran darah lancar. Jika peredaran darah lancar, maka penyakit-penyakit kronis, bisa diatasi dan tubuh bisa tercegaj dari penyakit gaya hidup.

 Cegah Penyakit Sebelum Berjangkit: Sebuah Prinsip
→ Manusia modern mengalami stres yang kuantitasnya biasanya tinggi. Apalagi mereka yang hidup di kota besar semacam Jakarta yang macet dan penuh polusi. Banyak orang juga yang mungkin merasa sehat jasmani, karena hasil cek kesehatannya nggak ada gangguan apapun dalam tubuhnya. Tapi, kondisi kesehatan ternyata nggak sebatak jasmani aja. Saya baru tahu definisi resmi "kesehatan" menurut WHO pada 22 Juli 1946:
"Kesehatan adalah suatu keadaan sehat jasmani, ruhani, dan sosial, dan bukan hanya terbebas dari penyakit serta kecacatan."

Dalam seni penyembuhan timur, tugas dokter adalah mencegah manusia terkena penyakit. Maka kalo seorang dokter didatangi pasien yang sudah dalam keadaan sakit, itu tanda kegagalan sang dokter. Ini adalah prinsip yang keren dan sudah diajarkan kakeknya Dr. Shigeo sejak dia kecil. Namun prinsip ini sepertinya nggak dipegang sama dokter jaman modern ini. Hehe.

 Memicu Gelombang Alfa Lewat Meditasi
→ Seperti yang tadi sudah saya tuliskan, gelombang alfa otak sangat penting untuk kesehatan seseorang. Karena ini berhubungan dengan tingkat rileks dan kebahagiaan seseorang, sehingga pembuluh darah tidak mengkerut dan peredaran darahpun jadi lancar.

→ Sebenarnya, tubuh manusia sungguh sangat mengagumkan karena semua yang dibutuhjan untuk hidup sudah disediain Allah. Subhanallaah. Saat kita perlu obat, pabrik farmasi di dalam tubuh udah nyediain dalam dosis yang tepat. Tubuh oun sebenarnya jarang rusak, kalo dipake dengan benar (macem barang aja). Makanya, untuk orang yang berpenyakit gula. Mereka kekurangan insulin karena pankreas yang nggak bisa menproduksi insulin yang cukup. Kalo menurut pengobatan Barat, obatnya adalah harus disuntikkin insulin dari luar. Tapi ternyata kalo ini terus-terusan dilakukan, akhirnya pankreas akan berdegenerasi dan tambah sedikit menghasilkan insulin. Maka, pengobatan Timur juga perlu dikombinasikan dengan prinsip peredaran darah yang lancar dan meditasi, untuk memperbaiki fungsi pankreas.


→ Dr. Shigeo mengsnjurkan untuk berjalan mininal 5,000 langkah setiap hari. Ini sangat efektif untuk membakar lemak dan juga untuk meditasi.

Judul: The Miracle of Endorphine
Kategori: Buku
Penulis: Dr. Shigeo Haruyama
Penerbit: Mizan Qanita
Peresume: Uus, IM1

0 komentar: