Minggu, 05 April 2015

Halaqah Cinta

 Halaqah CintaBuku     : Halaqah Cinta
Penulis  : @teladanrasul
Penerbit: Qultum Media

"Follow your prophet, find your true love.."
Menapaki jalan sunnah
"Menikah adalah sunahku. Barang siapa enggan melaksanakan sunahku, ia bukan termasuk golonganku. Menikahlah, karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlah kalian dihadapan seluruh umat. 

Barang siapa memiliki kemampuan untuk menikah, menikahlah! Dan barang siapa belum mampu, hendaklah ia berpuasa. Karena puasa adalah perisai baginya dari berbagai syahwat." (HR. Ibnu Majah)

Apa untungnya menikah?
Selain menjalankan sunnah, menikah itu mempunyai beberapa keuntungan:
  1. Menghindarkan diri dari maksiat
  2. Sebagai wujud ibadah kpd Allah
  3. Mendapatkan keturunan yang sholeh dan sholehah
  4. Menikah merupakan kunci rezeki
  5. Menikah menentramkan hati


Masalah-masalah yang menjadi kendala untuk menikah:
  1. Belum mempunyai pekerjaan yang tetap
  2. Belum mendapat izin orang tua
  3. Parno, takut ini takut itu
  4. Belum menemukan yang cocok
  5. Tidak percaya diri
  6. Ingin berbakti dahulu kpd orang tuanya
  7. Pengalaman buruk dimasa lalu


Jodoh adalah rahasia Ilahi. Sebelum menikah, tidak akan pernah ada yang tahu siapa jodoh kita. Maka jangan terlalu fokus pada sosok yg kita nanti, tapi fokuslah pada diri sendiri. Fokuslah memperbaiki diri. Ini adalah rahasia mencari jodoh terbaik. Karena jodoh merupakan cerminan dari diri kita.

Hal-hal yg bisa dikerjakan sbg upaya memperbaiki diri:
  1. Memperbanyak baca syahadat
  2. Ibadah sebanyak-banyaknya
  3. Terus memperbaiki akhlak
  4. Jaga kesehatan
  5. Berlelah-lelah mencari rezeki
  6. Bentuk kebiasaan terbaik
  7. Terus belajar
  8. Tebar kebaikan untuk sesama


Mau cepat nikah? Ada 9 usaha yang bisa bikin kamu cepat nikah:
  1. Perbanyak taubat
  2. Kuatkan keyakinan
  3. Perbaiki doa kita
  4. Bahagiakan orang tua
  5. Mulai nabung
  6. Bantu sesama
  7. Perhatikan penampilan dan pergaulan
  8. Mendoakan teman
  9. Hilangkan ego


Kalau sudah siap, bulatkan tekad!
"Kalau cinta, jangan diam. Kalau siap, jangan menunda."
Kalau sudah siap, perhatikan lagi niatnya. Karena semua amal dilihat dari niatnya. Tanyakan kembali pada hati, apa niatnya untuk menikah?
Jika memang sudah benar-benar siap, sampaikanlah maksud menikah kepada orang tua, tentukan pilihan, melangkah ta'aruf, pertimbangkan calon, khitbah, akad, lalu walimah...

-Amrina Anggrarini, IM2-

Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Indonesi Membaca.

0 komentar: