Rabu, 15 April 2015

Penemuan Ilmu Baru



Penulis             : Prof. Dr. Raghib As-Sirjani
Penerbit           : Pustaka Al Kautsar
Peresume         : Ikhsanudin
Halaman          : 325-355
 
Penemuan Ilmu Baru





Al Quran telah mengajarkan kepada manusia untuk selalu berfikir dan merenungi, tidak menetapkan apa yang didatangkan oleh generasi terdahulu kecuali setelah diteliti dan direnungi dalam-dalam. Manhaj ilmiah ini terwarisi sehingga inovasi ilmu berkembang begitu pesatnya.
  1. Kimia
Sebelum peradaban Islam, ilmu kimia hanya percobaan gagal mengubah barang tambang murah menjadi emas atau perak. Islam datang dengan patokan bukti akal dan logika yang dibangun atas landasan eksperimen.
Datanglah Jabir Ibnu Hayyan dengan rumus-rumus dan dasar-dasar kimia. Dialakah yang memasukkan eksperimen ilmiah dalam metode pembahasan ilmu yang digambarkan dalam rumusnya. Bukunya banyak diterjemahkan dalam bahasa Latin dan menjadi rujukan Barat sekitar seribu tahun lamanya. Sejarawan George Sarton mengukir nama Jabir dalam sejarah peradaban Islam.
Penemuan Kaum Muslimin yang paling penting adalah penemuan asam perak, air emas, klorida, oksida, potasium karbonat, sodium karbonat, zat besi, alkohol, kalium karbonat, amoniak, alkali, dan lain sebagianya.
Temuan-temuan mereka diaplikasikan dalam ilmu pengobatan, industi tekstil masa itu, penambangan, dan dunia perlogaman.
  1. Apoteker
Gustave Le Bon mennyatakan bahwa Apoteker adalah ilmu hasil penemuan bangsa Arab sebagai tempat muaranya. Banyak kitab-kitab yang dihasilkan cendekiawan muslim saat itu seperti Mu’jam Nabati, Al Falahah Nabatiyah, Jami’ Mufrodat Adwiyah, Al Hawi, Shaidaliyah wa Tibb, Kamil Shana’ah, Al Qonun, dan Al Falaha Al Andalusiyah.
  1. Geologi
Banyak ayat Quran yang mengisyaratkan secara jelas ilmu lapisan Bumi. Karena itu ilmuwan muslim terinspirasi untuk melakukan pembahasan ilmiah dengan metode ilmiah yang benar. Ash-Shahah, Al Qomuz, Al Mukhashshash, Rsail Ikhwanush Shofa, An-Najat, Al Makhluqot, Al Ajaib, Al Jamahir merupakan contoh kitab-kitab yang membahas tentang ilmu geologi.
Tidak hanya berbicara tentang topografi, pasang dan surut, angin kejadian-kejadian yang luar biasa seperti  gempa, mereka bahkan sudah membahasa eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi dan penambangan, ditambah dengan meteorologi.
  1. Aljabar
Al Khowarizmi telah menulis Al Jabr wal Muqobalah, kitab yang menjadi rujukan dasar matematika di universitas Eropa sampai abad ke 10. Diterjemahkan oleh Gerald De Cramona sehingga menyebar di Eropa. Penemuan angka 0 telah memudahkan praktek hisab dan matematika. Tanpa itu takkan ada persamaan  komplek yang bisa diuraikan.
Ilmuwan muslim lainnya adalah Abu Kamil Al Mashri, Abu Bakar Al Khurakhi, dan Umar Khayam. Termasuk Ghiyatsudin Jamsyid Al Kasyi, orang pertama yang meletakkan tanda pecahan sepersepuluh, 175 tahun sebelum Steven.
Setelah masa Al Khawarizmi, simbol tambah kurang kali dan bagi digunakan umum di kalangan muslimin. Tetapi penemuan ini dinisbatkan pada Farancois Viete yang hidup sesudahnya dalam jarak yang lama (1540-1603 M).
  1. Mekanika
Disebut sebagai Ilmu Hiyali Nafiah. Alat-alat mekanik diciptakan dengan menggunakan prinsip Aerodinamik, Hidrodinamik dan Hidrostatik. Bani Musa bin Syakir menyusun kitab Hila Bani Musa yang berisi seratus susunan mekanik dengan penjelasan rinci dan gambar yang jelas, termasuk cara menyusun dan mempergunakannya. Badi’ Az-Zaman Al Jazari yang melahirkan ilmu gerigi yang awalnya untuk membuat jam dan akhirnya digunakan di seluruh bidang mekanik. Taqiyyudin Ad-Damaskusi yang sudah mampu membuat alat sedot air di zamannya. Belum lagi ilmu mereka lainnya yang akan panjang jika diuraikan.

0 komentar: